Energi memiliki sifat yang khas, yaitu tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahakan. Energi hanya berubah dari suatu bentuk ke bentuk energi lain. Energi justru bermanfaat pada saat terjadi perubahan bentuk, karena pada saat itu ada usaha yang dilakukan. Sebagian orang mengibaratkan energi seperti uang. Uang hanya bermanfaat ketika dibelanjakan.

Bentuk-bentuk energi diantaranya:

1. Bahan Bakar Minyak (BBM)

Yang termasuk dalam BBM antara lain adalah bensin, solar, dan minyak tanah. Smapai saat ini BBM masih termasuk  sumber energi utama. Salah satu pembangkt listrik yang memanfaatkan sumber energi BBM adalah PLTD (Pusat Listrik Tenaga Diesel). Prinsip kerja PLTD adalah menggunakan solar (energi kimia) sebagai bahan uuntuk proses perubahan dalam mesin (energi kalor). Sehingga dapat menggerakkan generator (energi kinetik). Generator inilah yang akan menghasilkan energi listrik. Jadi, dengan PLTD perubahan energi utama yang terjadi adalah:

Energi Kimia –> Energi Kalor –>Energi Kinetik –> Energi Listrik

 

2. Air

Kebutuhan energikita sebagian besar diperoleh dari sumber energi air, baik melalui stasiun pembangkit  hidrolistrik, stasiun energi pasangsurut, dan stasiun pembangkit energi gelombang air laut. Dari ketiga stasiun pembangkit yang memanfaatkan sember energi air, stasiun pembangkit  hidrolistrik yang paling banyak memberikan kontribusi. Prisnip kerja stasiun pembangkit  hidrolistrik yang lebih dikenal sebagai PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) adalah menampung air dalam suatu waduk atau bendungan pada suatu ketinggian tertentu (energi potensial gravitasi), kemudian mengalirkannya dengan kelajuan tetap ke sebuah turbin yang pada akhirnya akan memutar generator (energi kinetik). Generator selanjutnya akan membangkitkan listrik. Jadi, perubahan energi yang terjadi pada PLTA adalah:

Energi Potensial Gravitasi –> Energi Kinetik –> Energi Listrik

 

3. Cahaya Matahari

Cahaya matahari merupakan sumber energi yang paling besar dan paling melimpah. Tanpa sinar matahri, proses fotosintesis pada tumbuhan tidak akan terjadi atau berlangsung. Oleh karena itu dengan sedirinya matahari telah menyediakan kebutuhan energi kepada manusia dalam jumlah yang sangat besar. Kita bisa menangkap energi matahari dan memanfatkannya sebagai sumber energi dengan menggunakan sel surya. Prinsip kerja sel surya adalah dengan memanfaatkan konsep “efek fotolistrik”, yaitu cahaya (cahaya matahari) yang mengenai suatu permukaan kionduktor (sel surya) akan dapat mengahntarkan arus listrik. Jadi perubahan energi yang terjadi dalam sel surya (solar cell) adalah:

Energi Cahaya –> Energi Listrik

4. Nuklir

Nuklir merupakan sumber energi yang sangat besar, namun memberikan risiko yang sangat tinggi apabila terjadi kebocaoran pada reaktornya. Energi ini sebenarnya berasal dari reaksi fisi (pembelahan) maupun reaksi fusi (penggabungan) inti-inti atom. Pembangkit listrik yang menggunakan sumber energi ini adalah PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir). Prinsip kerja PLTN khususnya pada reaktor air-tekan adalah bahan bakar reaktor yang berbentuk uranium oksida (energi nuklir) berada dalam tabung yang panjang dan sempit yang dirakit dengan batang kontrol yang dapat digerakkan kedalam teras yang terletak dalam tabung baja tahan tekan. Air yang mengalir melewati teras dipertahankan bertekanan tinggi untuk mencegah pendidihan. Air melalui penukar kalor yang menghasilkan uap (energi kalor) yang dapat memutar turbin (energi kientik) untuk menggerakkan generator yang menghasilkan energi listrik. Jadi, dalam PLTN terjadi perubahan energi utama yaitu:

Energi Nuklir –> Energi Kalor –> Energi Kinetik –> Energi Listrik

Supiyanto. 2007. Fisika untuk SMA kelas XII. Jakarta: Phibeta

About these ads